Rekrutmen Lowongan Kerja Badan Restorasi Gambut Tahun 2018

– Ingin menjadi orang sukses? maka untuk mencapainya tidaklah mudah, sukses tidak mempunyai ukuran namun sobat bisa dikatakan sukses ketika sobat merasa apa yang menjadi target sobat tercapai dan kepuasan itu bisa sobat rasakan. Meniti karir dari awal merupakan hal yang paling menyiksa, harus melewati ribuan tantangan, kegagalan, dan rasa menyerah. Jatuh bagun akan menjadi teman hidup sobat. tapi semua ini merupakan proses yang membentuk diri sobat untuk bisa menggenggam kesuksensan tersebut. Bila dipikir-pikir memang cukup panjang dan membingungkan, tapi itulah yang namanya proses, sobat ingin sukses tidak ada jalan lain selain jalan tersebut. berbeda lagi dengan yang ingin secara instant mendapatkan kesuksesan, biasanya orang seperti ini kurang pengalaman. dan ketika jatuh akan lebih sulit bangun dari masa suramnya. namun jika orang sukses yang meniti dari awal akan punya modal lebih besar, tentunya pengalaman dan pengetahuan. Beikut ini kami akan memberikan informasi lowongan kerja yang berasal dari Badan Restorasi Gambut (disingkat BRG) merupakan salah satu Lembaga Nonstruktural yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2016. Badan Restorasi Gambut berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden dan dipimpin oleh seorang Kepala. BRG memiliki tugas mengkoordinasikan dan memfasilitasi restorasi gambut pada Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Papua. saat ini Badan Restorasi Gambut membuka lowongan kerja untuk beberapa posisi, berikut informasi selengkapnya :

TENAGA PENGHUBUNG KEGIATAN BRG PROVINSI
Persyaratan:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Lulusan S1 jurusan Ekonomi, Lingkungan atau Kehutanan
  3. Diutamakan mempunyai pengalaman kerja dalam pengelolaan administrasi keuangan pada instansi pemerintah
  4. Bersedia di tempatkan di 7 Provinsi prioritas restorasi gambut (Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua
  5. Bisa bekerja secara tim
Lihat -   Lowongan Kerja di Badan Pengusahaan Kawasan Sabang ( BPKS ) Tahap II

Formasi yang dibutuhkan :

  • Sumatera Selatan (2 Orang)
  • Kalimantan Barat (2 Orang)
  • Kalimantan Tengah (2 Orang)
  • Riau (2 Orang)
  • Jambi (2 Orang)
  • Kalimantan Selatan (2 Orang)
  • Papua (1 Orang)
  • Jakarta (Koordinator) (1 Orang)

Tahap Seleksi :

  • Seleksi administrasi dan verifikasi berkas
  • Seleksi wawancara

*Pengumuman hasil seleksi tanggal 26 Februari 2018 (email dan telepon)/

Pelamar wajib mempunyai alamat email yang aktif untuk mengikuti proses selski Tenaga Penghubung Kegiatan BRG Provinsi

Persyaratan Berkas lamaran terdiri dari :

  • Surat lamaran yang ditujukan kepada Kepala Kelompok Kerja Edukasi dan Sosialisasi
  • Formulir pendaftaran yang sudah diisi secara lengkap, formulir dapat di download disini.
  • Daftar Riwayar Hidup (Curriculum Vitae)
  • Pas foto berwarna 4×6 (terbaru)
  • Fotocopy/salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku
  • Fotocopy/salinan Ijazah terakhir yang telah dilegalisir
  • Surat Keterangan pernah bekerja dari Instansi
  • Surat pernyataan bersedia ditempatkan di 7 (tujuh) provinsi prioritas restorasi gambut (bermaterai)

Silakan kirimkan berkas lamaran kerja dengan urutan diatas melalui email ke:
seleksi.tpbrg@brg.go.id

Berkas pendaftaran dibuat dalam 1 (satu) file dalam Format (pdf) dengan ukuran maksimal sebesar 500 kb dengan urutan sebagaimana tercantum pada berkas lamaran diatas dan file tersebut diberi nama: [NAMA (spasi) ASAL DAERAH]. Contoh: [BUDI RIAU]

Leave your thoughts

Jobs Counter

Arsip

Recent Jobs

Rumah Sakit Rasyida Siantar adalah rumah sakit umum yang dimiliki oleh Prof. Dr.Harun Rasyid Lubis, SpPD-KGH, yang lebih dikenal dgn “BAPAK GINJAL” kota Medan dan sekitarnya (SUMATERA UTARA). Memiliki komitmen dalam ekspansi usaha di Kota Pematangsiantar yang terletak di Jl. Seram Atas No. 5 B, Bantan, Siantar Barat, Pematangsiantar SUMUT. Rumah sakit dengan mengedepankan fasilitas Layanan Instalasi Hemodialisa nya. Kami mencari putra-putri terbaik bangsa untuk mengembangkan karir dengan bergabung bersama kami.

Tanggung Jawab Pekerjaan :
  • 1. Pelayanan Resep
  • a. Skrining Resep
  • Apoteker melakukan skrining resep meliputi:
  • 1) Persyaratan Administratif :
  • – Nama, SIP dan alamat dokter
  • – Tanggal penulisan resep
  • – Tanda tangan/paraf dokter penulis resep
  • – Nama, alamat, umur, jenis kelamin dan berat badan pasien
  • – Nama obat, potensi, dosis, dan jumlah yang minta
  • – Cara pemakaian yang jelas
  • – Informasi lainnya
  • 2) Kesesuaian farmasetik: bentuk sediaan, dosis, potensi, stabilitas, inkompatibilitas, cara dan lama pemberian.
  • 3) Pertimbangan klinis : adanya alergi, efek samping, interaksi, kesesuaian (dosis, durasi, jumlah obat dan lain lain). Jika ada keraguan terhadap resep hendaknya dikonsultasikan kepada dokter penulis resep dengan memberikan pertimbangan dan alternatif seperlunya bila perlu menggunakan persetujuan setelah pemberitahuan.
  • b. Penyiapan obat
  • 1) Peracikan
  • Merupakan kegiatan menyiapkan, menimbang, mencampur, mengemas dan memberikan etiket pada wadah. Dalam melaksanakan peracikan obat harus dibuat suatu prosedur tetap dengan memperhatikan dosis, jenis dan jumlah obat serta penulisan etiket yang benar.
  • 2) Etiket
  • Etiket harus jelas dan dapat dibaca.
  • 3) Kemasan Obat yang Diserahkan
  • Obat hendaknya dikemas dengan rapi dalam kemasan yang cocok sehingga terjaga kualitasnya.
  • 4) Penyerahan Obat
  • Sebelum obat diserahkan pada pasien harus dilakukan pemeriksaan akhir terhadap kesesuaian antara obat dengan resep. Penyerahan obat dilakukan oleh apoteker disertai pemberian informasi obat dan konseling kepada pasien.
  • 5) Informasi Obat
  • Apoteker harus memberikan informasi yang benar, jelas dan mudah dimengerti, akurat, tidak bias, etis, bijaksana, dan terkini. Informasi obat pada pasien sekurang-kurangnya meliputi: dosis, efek farmakologi, cara pemakaian obat, cara penyimpanan obat, jangka waktu pengobatan, aktivitas serta makanan dan minuman yang harus dihindari selama terapi.
  • 6) Konseling
  • Apoteker harus memberikan konseling mengenai sediaan farmasi, pengobatan dan perbekalan kesehatan lainnya, sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup pasien atau yang bersangkutan terhindar dari bahaya penyalahgunaan atau penggunaan salah sediaan farmasi atau perbekalan kesehatan lainnya. Untuk penderita penyakit tertentu seperti kardiovaskular, diabetes, TBC, asma, dan penyakit kronis lainnya apoteker harus memberikan konseling secara berkelanjutan.
  • 7) Monitoring Penggunaan Obat
  • Setelah penyerahan obat kepada pasien, Apoteker harus melaksanakan pemantauan penggunaan obat, terutama untuk pasien tertentu seperti kardiovaskular, diabetes, TBC, asma, dan penyakit kronis lainnya.
  • 2. Promosi dan Edukasi
  • Dalam rangka pemberdayaan masyarakat, Apoteker harus memberikan edukasi apabila masyarakat ingin mengobati diri sendiri (swamedikasi) untuk penyakit ringan dengan memilihkan obat yang sesuai dan apoteker harus berpartisipasi secara aktif dalam promosi dan edukasi. Apoteker ikut membantu diseminasi informasi, antara lain dengan penyebaran leaflet/brosur, poster, penyuluhan, dan lain-lain.
  • 3. Pelayanan Residensial (Home Care)
  • Apoteker sebagai care giver diharapkan juga dapat melakukan pelayanan kefarmasian yang bersifat kunjungan rumah, khususnya untuk kelompok lanjut usia dan pasien dengan pengobatan penyakit kronis lainnya. Untuk aktivitas ini Apoteker harus membuat catatan berupa catatan pengobatan (medication record).
Syarat Pengalaman :

Ijazah telah terdaftar pada Departemen Kesehatan.

Kualifikasi :
  • Sehat Jasmani dan Rohani
  • Mampu bekerja dalam tim
  • Memiliki STR yang masih aktif

Keahlian :

  • Mampu melakukan praktik kefarmasian secara profesional dan etik
  • Mampu menyelesaikan masalah terkait dengan penggunaan sediaan farmasi
  • Mampu melakukan dispensing sediaan farmasi dan alat kesehatan
  • Mampu memformulasikan dan memproduksi sediaan farmasi dan alat kesehatan sesuai standart yang berlaku
  • Mempunyai keterampilan dalam pemberian informasi sediaan farmasi dan alat kesehatan
  • Mampu berkonstribusi dalam upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat
  • Mampu mengelola sediaan farmasi dan alat kesehatan sesuai dengan standart yang berlaku
  • Mempunyai keterampilan organisasi dan mampu membangun hubungan interpersonal dalam melakukan praktik kefarmasian
  • Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berhubungan dengan kefarmasian

Silahkan Login terlebih dahulu untuk bisa melamar pekerjaan ini. Jika anda belum memiliki account, registrasi terlebih dahulu sebagai pencari kerja disini



%d blogger menyukai ini: